Selamat Datang! Anda adalah pengunjung ke - ようこそ! あなたは人目のお客様に:

2013-03-04

KRL Holec AC - 新Holec冷房電車

Pada kesempatan di awal bulan ini penulis akan menjelaskan tentang KRL Holec berpendingin udara (AC) yang sampai hari ini masih berada di kompleks pabrik PT. INKA (Industri Kereta Api) Madiun.

KRL Holec dengan pendingin udara ini merupakan hasil modifikasi INKA dari KRL Holec versi sebelumnya buatan tahun 1997 yang kehandalannya diragukan sebagai KRL ekonomi tanpa pendingin udara. Modifikasi yang dilakukan meliputi pemasangan AC, perubahan bentuk muka kabin masinis, corak depan dan samping, selain itu juga komponen kelistrikan turut dimutakhirkan dengan penggunaan berbagai perangkat baru.

Dari segi interior juga banyak mengalami perubahan, yaitu penggunaan kursi busa seperti di interior KRL I-9000 yang menggantikan kursi plastik keras sejak era 1997, perbaikan sistem pemberitahuan dari kabin masinis dan juga pemasangan penampil jurusan yang menyerupai penampil jurusan di KRL-I.

Tidak kalah pentingnya juga adalah perubahan stamformasi atau urutan rangkaian, di mana dari sebelumnya yang tak berpendingin udara memiliki formasi 4 kereta kini berubah menjadi formasi 8 kereta per rangkaian, dengan menambahkan 2 unit kereta pengikut/trailer (T) dan 2 unit kereta penggerak (M) selain dari 2 unit kereta berkabin (TC) dan 2 unit kereta penggerak lainnya, sehingga formasinya menyerupai formasi eks JR East seri 203 versi PT. KAI Commuter Jabodetabek yaitu 4M4T dengan konfigurasi TC1-M1-M2-T-T-M3-M4-TC2. Semua kereta berpenggerak traksi kabarnya dilengkapi dengan pantograf jenis single arm, sementara 2 kereta trailer yang diikutsertakan sebenarnya merupakan modifikasi dari kereta berpenggerak dengan menghilangkan semua komponen traksi pada kereta tersebut.

Berikut ini dokumentasi yang penulis peroleh dari salah satu sumber:

Eksterior dengan warna baru
塗装外観

Interior dengan penunjuk jurusan
内装、行先使用

Direncanakan KRL ini akan mulai diuji coba di lintas Jabodetabek sekitar bulan Maret atau April tahun ini, di mana untuk tanggal dan lintas tempat uji coba yang sesungguhnya sejauh ini masih belum diketahui pasti.

Hingga saat tulisan ini dimuat, baru diketahui 1 rangkaian pertama yang sudah dalam tahap penyelesaian akhir dan siap untuk diujicobakan.

Demikianlah informasi yang dapat penulis berikan saat ini, semoga bermanfaat.

---- Pemutakhiran/update per 9 Juni 2013 ----

Rangkaian pertama sudah tiba di stasiun Tanjung Priok dengan pengiriman PLB 8029, dengan rincian formasi sebagai berikut:

K3 1 00 07 (TC1) eks KL3-2000208
K3 1 97 12 (M1) eks KL3-97233 (<)
K3 1 97 06 (M2) eks KL3-97231 (<)
K3 1 97 13 (T1) eks KL3-97234
K3 1 97 37 (T2) eks KL3-97250
K3 1 00 08 (M3) eks KL3-2000207 (>)
K3 1 97 04 (M4) eks KL3-97229 (>)
K3 1 97 09 (TC2) eks KL3-97246

Tanda (<) dan (>) menunjukkan arah hadap pantograf berjenis lengan tunggal (single-arm).


Sumber dokumentasi/画像原因 : Adit BN Holec

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar