Selamat Datang! Anda adalah pengunjung ke - ようこそ! あなたは人目のお客様に:

2010-05-27

Kegiatan Ekonomi dan Siklus Aliran Pendapatan (Circular Flow of Income) - Bagian Kedua

Setelah pada bagian pertama penulis menjelaskan tentang macam-macam kegiatan ekonomi, maka pada bagian kedua ini penulis akan menjelaskan tentang kegiatan ekonomi lima sektor.

Diagram siklus pendapatan dari kegiatan ekonomi lima sektor yang mencakup rumah tangga (household), produsen (producer), pemerintah (government) dan pelaku ekonomi luar negeri (international economic agents) seperti yang tergambar dalam diagram 5 di bawah ini merupakan diagram visual yang menjelaskan bagaimana uang mengalir melalui pasar di antara pelaku-pelaku ekonomi.

Gambar 5. Diagram Kegiatan Ekonomi Lima Sektor

Berdasarkan gambar 5 di atas, dapat dijelaskan bahwa masing-masing pelaku ekonomi memiliki peran masing-masing sebagai berikut:
  1. Rumah tangga (household)
  • Memberikan atau melakukan penanaman modal usaha berupa faktor-faktor produksi berupa tanah, bangunan, dan sumber daya alam lainnya atau dalam bentuk saham/andil.
  • Membeli dan melakukan kegiatan konsumsi pada barang dan/atau jasa dari produsen.
  • Memberikan kontribusi dalam jalannya proses produksi berupa penyediaan tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDM).
2. Produsen (producer)
  • Melakukan proses produksi.
  • Menjual dan mendistribusikan barang dan jasa.
  • Memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk kepentingan produksi.
3. Pemerintah (government)
  • Membuat peraturan perdagangan dan mengawasi jalannya kegiatan ekonomi.
  • Sebagai konsultan mengenai masalah dalam aliran uang pada kegiatan ekonomi.
Berdasarkan peranan masing-masing pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi, maka dapat dijabarkan kategori pengeluaran (outputs) dan pemasukan (incomes) dalam kegiatan ekonomi lima sektor sebagai berikut:

a. Pengeluaran (outputs atau leakages)
  • Tabungan (saving, S)
  • Pajak (taxes, T)
  • Impor (imports, M)
b. Pemasukan (incomes)
  • Investasi (investments, I)
  • Bantuan pemerintah (governments spending, G)
  • Ekspor (exports, X)
di mana titik keadaan keseimbangan (equilibrium point state) terjadi apabila pemasukan sama dengan pengeluaran, yang rumusnya:

Savings + Taxes + Imports = Investment + Government Spending + Exports
atau
S + T + M = I + G + X


Dalam hal ini, tabungan (S) dikelola oleh lembaga keuangan yaitu bank, pajak (T) dan bantuan pemerintah (G) dikelola oleh pemerintah negara yang bersangkutan, sedangkan ekspor (E) dan impor (I) dikelola pada sektor luar negeri (overseas).

Persamaan keseimbangan (equilibrium equation) di atas memiliki dua kondisi sebagai berikut:

  1. Apabila S + T + M lebih besar dari I + G + X, maka daya beli konsumen akan menurun, sehingga terjadi kontraksi dan/atau resesi dalam kegiatan ekonomi secara keseluruhan yang berakibat menurunnya permintaan terhadap suatu barang dan/atau jasa.
  2. Apabila S + T + M lebih kecil dari I + G + X, maka daya beli konsumen akan meningkat, sehingga terjadi kenaikan permintaan terhadap suatu barang dan/atau jasa secara berlebihan yang menyebabkan terganggunya stablitas ekonomi.
Demikianlah penjelasan tentang kegiatan ekonomi dan siklus aliran pendapatan dalam ilmu ekonomi, semoga informasi yang penulis berikan bermanfaat bagi pembaca.

Sumber artikel dan gambar:
http://en.wikipedia.org/wiki/Circular_flow_of_income
http://ekonomikelasx.blogspot.com/2010/04/siklus-ekonomi-circular-flow-diagram.html
http://ingrimayne.com/econ/TheFirm/CircularFlow.html
http://lecture.ub.ac.id/sujarwo/files/2009/02/bab-2-berpikir-sebagai-seorang-ekonom.ppt/



1 komentar: