Selamat Datang! Anda adalah pengunjung ke - ようこそ! あなたは人目のお客様に:

2010-05-27

KRL Ekonomi Jabotabek: Balada 1 Set

Akhir-akhir ini rangkaian KRL ekonomi yang menggunakan KRL jenis rheostatik (mild steel dan stainless) steel semakin sering bermunculan dalam 1 set rangkaian atau hanya memiliki 4 kereta saja (TC1-M1-M2-TC2) pada jam sibuk, sehingga banyak terjadi penumpukan penumpang dan semakin nekatnya kelakuan penumpang yang melanggar aturan berkereta api dengan menaiki atap kereta.

KRL rheostatik yang hanya 4 kereta dalam 1 rangkaian ini memakan korban dari rangkaian KRL ekonomi AC yang menggunakan rangkaian eks Jepang, di mana banyak penumpang yang terpaksa berdiri di pintu (sekaligus mengganjal pintu otomatis) demi cepat sampai ke tujuan padahal seharusnya pintu ditutup untuk mendinginkan suhu di dalam KRL ekonomi AC itu sendiri.

Penulis hanya berharap semoga armada KRL dapat segera pulih dan tidak ada lagi penumpang yang mati sia-sia akibat naik di atap KRL dan tersengat listrik bertegangan tinggi 1,5 kV.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar