Selamat Datang! Anda adalah pengunjung ke - ようこそ! あなたは人目のお客様に:

2013-06-24

[Pengumuman] Sistem Kartu Commet Multi Trip KRL Jabodetabek

Belum lama ini PT. KAI Commuter Jabodetabek sebagai operator sistem KRL (Kereta Rel Listrik) di Jabodetabek mengumumkan peluncuran kartu Commet atau kartu elektronik dengan sistem multi trip yang dapat digunakan berulang kali sesuai dengan kebutuhan.

Sistem yang digunakan kartu isi ulang ini sama seperti isi ulang kartu prabayar telepon seluler, di mana untuk dapat menggunakan layanan komuter ini anda perlu mengisi saldo atau melakukan prosedur top up terlebih dahulu. Kartu ini dijual sebagai paket perdana dengan harga total Rp 33.000, dengan rincian Rp 20.000 untuk harga kartu fisik (tidak dapat diuangkan) dengan isi saldo standar (preloaded balance) Rp 13.000 yang mana sisa saldo pada kartu dapat diuangkan melalui pengembalian ke loket. Kartu ini berlaku di seluruh stasiun yang disinggahi rangkaian KRL Jabodetabek.

Berbeda dengan kartu single trip yang hanya dapat digunakan untuk satu stasiun tujuan dan satu kali perjalanan, kartu multi trip ini dirancang dengan sistem yang sama untuk mengakomodasi pengguna yang mobile tanpa batasan stasiun tujuan dan tanpa perlu mengantri terlebih dahulu di loket. Selain itu, tidak seperti kartu single trip yang harus dimasukkan di pintu keluar, kartu ini dapat dibawa pulang oleh pengguna dan dipergunakan lagi pada kesempatan lain.

Berikut ini brosur yang menjelaskan teknis penggunaan kartu Commet multi trip:



Gambar 1, 2 & 3: Cara penggunaan dan brosur mengenai kartu Commet multi trip


Pemutakhiran/update per 27 Juni:

Kartu multi trip ini tidak dibatasi dalam hal waktu penggunaan (catatan: tidak sama seperti saldo kartu prabayar telepon seluler yang memiliki batasan masa aktif dan masa tenggang) serta dapat dipakai berulang kali selama saldo dalam kartu melebihi Rp 13.000, dan menjadi hak milik pengguna setelah pembelian paket perdana.

Pemutakhiran/update per 29 Juni:

Kartu multi trip ini dijual seharga Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah), yang mana harga kartu tidak berubah akan tetapi ditambahkan saldo pre-loaded sebesar Rp 30.000 dengan minimum saldo sebesar Rp 7.000,-. Apabila pengguna batal melakukan perjalanan dengan KRL di luar dari efek gangguan teknis dan gangguan saat perjalanan maka maksimal pemotongan saldo yang dilakukan adalah sebesar Rp 7.000,- (tarif terjauh dari stasiun Bogor hingga Maja).

Demikian informasi yang dapat penulis berikan, semoga bermanfaat bagi pembaca.

NB: Pada saat tulisan ini diterbitkan, berdasarkan pantauan penulis di beberapa stasiun masih belum tersedia kartu multi trip yang direncanakan akan dimulai uji cobanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar