Selamat Datang! Anda adalah pengunjung ke - ようこそ! あなたは人目のお客様に:

2013-09-18

[Topik Khusus] Kecelakaan KRL Seri E233 Chuo Line - E233系0番台中央線~相模湖駅の脱線事故

Belum lama ini, penulis mendapatkan kabar bahwa telah terjadi kecelakaan berupa anjloknya sebuah rangkaian kereta api jenis E233 batch 0 yang beroperasi di jalur Chuo Rapid, yang bertempat di peron stasiun Sagamiko.

Rangkaian teridentifikasi bernomor T 30 (atau disebut juga ToTa 30/トタ 30) dengan konfigurasi dasar KuHa E233-30 sebagai kereta paling belakang khusus penumpang wanita yang mengalami anjlok berjenis trailer berkabin masinis atau berkode TC1, di mana unit lainnya yaitu MoHa E233-30 (M1 dengan 2 pantograf), MoHa E232-30 (M2), MoHa E233-230 (M1), MoHa E232-230 (M2), SaHa E233-530 (T2), SaHa E233-30 (T1), MoHa E233-430 (M1), MoHa E232-430 (M2) dan KuHa E232-30 (TC2) tidak mengalami kerusakan dan tetap berada di atas rel.

Kecelakaan terjadi pada 17 September yang lalu sekitar pukul 10.30 waktu setempat (GMT +9.00), di mana rangkaian E233-0 dari arah Tokyo menuju Takao yang masuk di peron jalur 1 mengalami masalah saat pengereman dan keluar dari rel setelah melakukan gerak menikung. Saat berita ini ditulis, peron dari kedua arah (Tokyo dan Takao) sudah dapat digunakan kembali untuk melayani penumpang, dikarenakan saat terjadi anjlok hanya peron jalur 2 yang dapat beroperasi.

Saat kejadian, diketahui di dalam rangkaian terdapat 100 orang penumpang secara keseluruhan (tidak termasuk kru KA yang sedang bertugas), namun tidak ada seorang pun yang mengalami cedera serius.

Berikut ini adalah dokumentasi dari sebuah sumber beberapa saat setelah terjadi insiden anjlok:


Beberapa sumber lain yang belum dipastikan kebenarannya menyebutkan bahwa kemungkinan terdapat gangguan pada jalur berupa bantalan rel yang bergeser, sehingga menyebabkan roda sebelah kanan kereta terakhir keluar dari rel.

Demikian informasi ini penulis sampaikan, semoga bermanfaat.

Sumber informasi / 情報原因 : Japan Broadcasting Corporation

Sumber dokumentasi / 画像原因 : hamanakonowani

2013-09-16

[Informasi] Rekapitulasi Sarana Perkeretaapian Komuter Jabodetabek (Per Juli 2013)

Berikut ini penulis sajikan rekapitulasi data sarana yang dikelola penggunaannya oleh PT. KAI Commuter Jabodetabek sebagai penyelenggara layanan jasa angkutan komuter berbasis rel di Jabodetabek.

Data yang penulis berikan ini merupakan data yang diperoleh sampai Juli 2013, diurutkan berdasarkan tahun kedatangan pertama (khusus untuk KRL eks Jepang) atau tahun produksi pertama (untuk KRL buatan PT. Industri Kereta Api Madiun/INKA) yang dicantumkan dalam tanda kurung.

Catatan: Daftar KRL di bawah ini masih seputar KRL dengan fasilitas pendingin ruangan (AC), untuk KRL tanpa pendingin ruangan dan yang sudah direhabilitasi tetapi belum diuji coba akan ditambahkan kemudian.

A. Sarana Siap Operasi

Terdiri dari perincian berikut:

1. KRL impor bekas-pakai dari Jepang
  • Seri Toei 6000 (2000): 70 unit (22 unit kereta berkabin masinis, termasuk kabin modifikasi)
  • Seri JR East 103 (2004): 16 unit (8 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Tokyo Metro 5000 (2006): 24 unit (6 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Toyo Rapid 1000 (2006): 24 unit (6 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Tokyu 8000 (2005): 24 unit (6 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Tokyu 8500 (2006): 64 unit (16 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Tokyo Metro 7000 (2010): 32 unit (8 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Tokyo Metro 05 (2010): 56 unit (14 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri JR East 203 (2011): 40 unit (10 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri Tokyo Metro 6000 (2011): 104 unit (26 unit kereta berkabin masinis)
2. KRL produksi INKA
  • Seri KRL-I (2001): 8 unit (4 unit kereta berkabin masinis)
  • Seri KFW I-9000 Bombardier (2010): 20 unit (10 unit kereta berkabin masinis)
Total sarana siap operasi: 482 unit 

B. Sarana Cadangan *)

Terdiri dari perincian berikut:
  • Seri Tokyo Metro 5000 (2006): 6 unit
  • Seri Toyo Rapid 1000 (2006): 6 unit
  • Seri Tokyo Metro 7000 (2010): 8 unit
  • Seri Tokyo Metro 05 (2010): 16 unit
  • Seri JR East 203 (2011): 10 unit
  • Seri Tokyo Metro 6000 (2011): 26 unit
Total sarana cadangan: 72 unit

C. Sarana Tidak Siap Operasi & Tidak Siap Guna Operasi

Terdiri dari perincian berikut:
  • Seri Toei 6000 (2000): 2 unit (Tidak Siap Guna Operasi), penyebab karena kecelakaan antar KRL
  • Seri Tokyo Metro 05 (2010): 8 unit (Tidak Siap Operasi), penyebab karena anjlok
Total sarana tidak siap operasi: 10 unit

D. Sarana Pasca Rehabilitasi (Dalam Tahap Uji Coba)

Terdiri dari perincian berikut:
  • Seri Holec AC: 8 unit (2 unit kereta berkabin masinis)
Total sarana hasil rehabilitasi: 8 unit

*) berupa unit kereta tengah yang tidak digunakan dalam operasi normal karena keterbatasan panjang peron

Demikian laporan yang dapat penulis sampaikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat.

Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan data di atas, silakan mencantumkan koreksi data pada kolom komentar yang tersedia.

2013-09-10

Anime Songs: träumerei (Gen-ei o Kakeru Taiyō OP Theme - 幻影ヲ駆ケル太陽 OP歌曲)

This time I give a new easy-listening song from summer ongoing animation series, which deserves especially for Japanese music lovers and language learners (and the current purpose of Japanese learning is the main point of disclaimer too).

Enjoy the heart of language ~ ^_^

As usual, if you didn't know how to read either kana or kanji letters in Japanese,  I had already given text and language translation (sorry if the translation was wrong though).



träumerei
Gen-ei o Kakeru Taiyō Opening Theme


Vocal: LiSA
Lyrics & Composer: Hideo Nekota
Arranger: akkin


奪って スローモーション倒れ込んだ夜
Ubatte surōmoshōn taore konda yoru
One night, I collapsed with pain in slow motion

ギュッとした僕の胸から磨り減ったリズム
Gyutto shita boku no mune kara surihetta rizumu
My heart used to be strong, and it is broken now


残像と彷徨いながら手に入れた眼は
Zanzō to samayoi nagara te ni ireta me wa
I wandered with afterimages of my dreams 

透明な愛を濁して映し出して行った
Tōmei na ai o nigo shite utsushidashite itta
And my eyes behold a faint love which defiled themselves 


廻る孤独な未来
Mawaru kodoku na mirai
The future shifts with lonesome

背負っても奥歯を鳴らして進め
Seotte mo okuba o narashite susume
We carry the future and press on ahead 


空を突き刺す
Sora o tsukisasu
The sky will breaks

光になって
Hikari ni natte
With light that I will become

星に刃を溜めて
Hoshi ni ha o tamete
And push blades into stars


零れ落ちそうな
Kobore ochi sō na
When it seems

傷を全部
Kizu o zenbu
Like my wounds 

彼方に拭い去って
Kanata ni fui satte
That were incurred in vain 


生まれ変われば  時の螺旋は
Umare kawareba toki no rasen wa
On the endless reborn cycle of life I will shed them 

違う道を示す解けて
Chigau michi o shimesu tokete
To find a different way for us


包み込まれて繋ぎ合って
Tsutsumi komarete tsunagi atte
I will wrap you in my arms and hold your hand 

また結ばれて始まる
Mata musubarete hajimaru
So that something new can begin 


揺らいだ蝶々の後にぶら下がった運命
Yuraida chōchō no nochi ni burasagatta unmei
The fate given to me after the butterfly flapped wings

幻想に取り憑かれたまま見失った現実
Gensō ni tori tsukareta mama miushinatta genjitsu
It was the reality I had lost while taken by illusion


太陽に憧れたのは君みたいだから
Taiyō ni akogareta no wa kimi mitai dakara
I admired the sun because it was similar to you

太陽を遮ったのは君みたいだから
Taiyō o saegitta no wa kimi mitai dakara
I rejected the sun because it was similar to you


風を両手に受けて
Kaze o ryōte ni ukete
I open my hands wide against the wind

無くした羽根をイメージで広げ
Nakushita hane o imēji de hiroge
And spread out the wings I had lost already, if only by imagination


闇を切り裂き
Yami o kirisaki
The darkness shattered

月を掠め
Tsuki o kasume
With the moon grazed

舞い上がった欠片には
Maiagatta kakera ni wa
So the piece flew off already


錆びて消えそうな
Sabite kie sō na
The sands filled

瓦落多だけ
Garakuta dake
By some unnecessary things

記憶の砂が溢れる
Kioku no suna ga afureru
With faint memories  


本当の自由の意味を知った
Hontō no jiyū no imi o shitta
I came to understand what the meaning of true freedom

ひとつになってく身体と心
Hitotsu ni natte ku karada to kokoro
The heart and body joined together by self 

放たれた失望も希望も
Hanata reta shitsubō mo mare sumeragi mo
Now I can feel and touch the despair and hope 

今は触れられる
Ima wa furerareru
Which already released


空を突き刺す
Sora o tsukisasu
The sky will breaks

光になって
Hikari ni natte
With light that I will become

星に刃を溜めて
Hoshi ni ha o tamete
And push blades into stars


零れ落ちそうな
Kobore ochi sō na
When it seems

傷を全部
Kizu o zenbu
Like my wounds 

彼方に拭い去って
Kanata ni fui satte
That were incurred in vain 


生まれ変われば  時の螺旋は
Umare kawareba toki no rasen wa
On the endless reborn cycle of life I will shed them 

違う道を示す解けて
Chigau michi o shimesu tokete
To find a different way for us


包み込まれて繋ぎ合って
Tsutsumi komarete tsunagi atte
I will wrap you in my arms and hold your hand

また結ばれて始まる... さぁ
Mata musubarete hajimaru... sā
So that something new can begin... after then

2013-08-21

[Informasi] Sistem Tiket Harian Berjaminan (THB) KRL Jabodetabek

Pada kesempatan ini penulis memberikan penjelasan dan keterangan lebih lanjut mengenai sistem tiket harian berjaminan (THB) yang mulai berlaku efektif pada 22 Agustus.

Menimbang bahwa sistem kartu untuk sekali perjalanan (single trip) mengalami kendala dalam hal distribusi dan mengingat bahwa banyak terdapat penyalahgunaan maupun pemindahtanganan kartu single trip yang tidak melalui prosedur semestinya, maka PT. KAI Commuter Jabodetabek selaku penyelenggara jasa memperkenalkan sistem kartu tiket harian berjaminan yang mana biaya penjaminan dikenakan saat pembelian pertama kali dan dapat dikembalikan.

Langkah ini dilakukan guna meminimalisir kerugian yang timbul sebagai umpan balik dari penyalahgunaan kartu single trip yang sudah melebihi batas, di mana sistem masuk dan keluar stasiun dirancang nyaris serupa dengan penggunaan kartu multi trip melalui mekanisme tapping di pintu masuk dan pintu keluar tanpa perlu memasukkan tiket ke dalam slot kartu. Sebagai tambahan, kartu ini dapat digunakan sebagai bukti untuk pembelian tiket berjaminan berikutnya tanpa perlu membayar biaya jaminan atau pengembalian biaya jaminan kartu dengan batas waktu 7 hari setelah pembelian terakhir, sehingga sangat berguna bagi pengguna tiket yang melakukan perjalanan berjangka (tidak setiap hari namun beberapa kali dalam 1 minggu).

Ketentuan selengkapnya mengenai penggunaan tiket harian berjaminan dapat dilihat pada hasil pemindaian dari brosur asli berikut ini.

Brosur 1

 Brosur 2

Desain tiket harian berjaminan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Desain tiket harian berjaminan (bagian muka)

Desain tiket harian berjaminan (bagian belakang)

Catatan: Klik setiap gambar untuk memperbesar tampilan dan/atau menyimpannya di kandar lokal Anda.

Keterangan desain bagian belakang:

1. Sisi kiri atas berisi ketentuan penggunaan tiket harian berjaminan.
2. Sisi kanan atas terdapat nomor identifikasi khusus untuk setiap tiket (untuk keperluan internal operator)
3. Sisi kiri bawah terdapat nomor seri tiket berupa 16 digit angka acak dan informasi kontak PT. KAI Commuter Jabodetabek.
4. Sisi kanan bawah terdapat bukti keaslian tiket berupa hologram atau cetakan khusus untuk mencegah pemalsuan kartu tiket.

Demikianlah informasi yang penulis sampaikan kali ini, semoga bermanfaat.

Sumber informasi dan ilustrasi:

PT. KAI Commuter Jabodetabek (Informasi Commuter Line)

2013-08-08

JR East E129 - JR東日本E129系

Pada kesempatan ini penulis membahas calon rangkaian JR East seri E129, yang diperkenalkan sebagai pengganti seri KRL JR East 115 yang sudah cukup berumur.

Rangkaian E129 yang dibahas kali ini menggunakan desain bodi yang berbasis seri E233 dan mengambil konsep dari E127, yang mana dirancang dengan skema modern mengikuti perkembangan perkeretaapian Jepang saat ini. Interior yang digunakan mengikuti prinsip "universal design" sesuai referensi dari Kawasaki Heavy Industries dan J-TREC.

Seri E129 memiliki beberapa perbedaan spesifik bila dibandingkan dengan E233 yang menjadi dasar desainnya, yaitu dengan konfigurasi 3 pintu di setiap sisinya, 1 pasang pintu masuk kabin masinis dari bodi samping, 1 pintu penghubung kabin masinis ke ruang penumpang dan 1 pintu di muka kabin untuk memudahkan persambungan antar rangkaian. Beralih ke bagian dalam, interior menggunakan kombinasi longitudinal seat & semi cross seat seperti seri 119 milik JR Central yang dilengkapi penampil jurusan model LCD pada bagian atas pintu. Sistem traksi penggerak yang digunakan berbasis VVVF (Variable Voltage Variable Frequency) dengan komponen utama IGBT (Insulated Gate Bipolar Transistor).

Berikut ini gambaran seri E129 dengan bodi stainless steel (sesuai dengan referensi dari pihak JR East):

 
Rancangan seri E129 - E129系 (画家印象)

Spesifikasi dasar sementara yang dimiliki adalah sebagai berikut:

1. Formasi/編成 : 2 kereta & 4 kereta/2 & 4両編成

2. Percepatan/起動加速度 : 3,3 km/h/s

3. Kecepatan operasional/営業最高速度 : 100 km/h

4. Kecepatan maksimum/設計最高速度 : 110 km/h

5. Perlambatan/減速度 :
- 3,5 km/h/s(biasa/常用最大)
- 4,5 km/h/s (darurat/非常)

6. Kapasitas rangkaian/編成定員 :
- 2 kereta/2両編成: 273 orang/人
- 4 kereta/2両編成: 581 orang/人

7. Panjang kereta/全長 : 20.000 mm (20 m)

8. Lebar kereta/全幅 : 2.950 mm (2,95 m)

9. Tinggi kereta/全高 : 3.620 mm (3,62 m)

10. Lebar rel/軌間 : 1.067 mm

11. Mode kelistrikan/電気方式 : 1.500 V DC sistem aliran atas (1.500 V 直流、架空電車線方式)

12. Pengendali/制御装置 : VVVF-IGBT Inverter Control/IGBT-VVVFインバータ制御方式

13. Tahun pembuatan/製造年 : 2013 (Heisei 25/平成25年)

Menurut dokumen referensi lainnya yang penulis peroleh, rangkaian dengan 2 kereta akan diproduksi sebanyak 30 set, dan rangkaian 4 kereta akan diproduksi sebanyak 25 set, dengan total unit mencapai 160 unit kereta.

Perkiraan konfigurasi rangkaian E129 adalah sebagai berikut:

a. Rangkaian 2 kereta

Kereta 1 (1号) : KuHa (クハ) E128 (TC)
Kereta 2 (2号) : KuMoHa (クモハ) E129 (MC)

b. Rangkaian 4 kereta

Kereta 1 (1号) : KuHa (クハ) E128 (TC)
Kereta 2 (2号) : MoHa (モハ) E129 (M2)
Kereta 3 (3号) : SaHa (サハ) E128 (T)
Kereta 4 (4号) : KuMoHa (クモハ) E129 (MC1)

Keterangan:

KuHa (クハ) TC = kereta pengikut tanpa motor traksi penggerak berkabin masinis, dilengkapi fasilitas toilet
MoHa (モハ) M2 = kereta tengah dengan motor traksi penggerak dan pantograf (alat pengambil arus dari kabel listrik aliran atas) model single arm sebanyak 1 buah
SaHa (サハ) T = kereta pengikut tanpa motor traksi penggerak
KuMoHa (クモハ) MC/MC1 = kereta berkabin masinis dengan motor traksi penggerak dan pantograf model single arm sebanyak 1 buah

Alokasi persebaran dari seri E129 ini adalah sebagai berikut:
  • lintas Joetsu: stasiun Minakami sampai stasiun Kunai
  • lintas Shinetsu Main Line: stasiun Naoetsu sampai stasiun Niigata
  • lintas Uetsu Main Line: stasiun Niitsu sampai stasiun Murakami
  • lintas Hakushin: stasiun Niigata sampai stasiun Shibata
  • lintas Echigo: stasiun Niigata sampai stasiun Kashiwazaki
  • lintas Yahiko: stasiun Higashi-sanjo sampai stasiun Yahiko
Demikianlah informasi ini penulis berikan, semoga bermanfaat.

Referensi: JR East Press Release