Selamat Datang! Anda adalah pengunjung ke - ようこそ! あなたは人目のお客様に:

2012-08-28

Uji Coba Eks Tokyo Metro 6000 Batch 07F (6107F) - 元東京メトロ6000系07F編成 試運転

Setelah sebelumnya membahas tentang rencana kedatangan 3 rangkaian KRL Tokyo Metro 6000, kali ini penulis menyampaikan bahwa telah diujicobakan 1 (satu) set rangkaian KRL eks Tokyo Metro 6000 batch 07F atau 6107F yang belum lama ini didatangkan.

Rangkaian ini memiliki karakteristik yang nyaris sama seperti rangkaian 12F yang juga merupakan hasil refurbishment, dengan jendela model persegi seperti halnya KRL JR East seri 203 dan penampil jurusan model LED. Teralis pelindung kaca kabin bagian depan pun juga berwarna hitam.

Selain uji coba rangkaian 07F ini, rangkaian 25F juga telah dipindahkan menuju dipo Bukit Duri, sementara rangkaian 23F yang penulis ikuti proses penurunannya masih berada di Balai Yasa Manggarai.

Berikut ini dokumentasi dari Bpk. Budi Surono:

Rangkaian 07F, dipo Bukit Duri
第07編成、Bukit Duri (ブキトデゥリ)車庫

KuHa 6107, stasiun Bogor
クハ6107(前)、ボゴル駅にで

KuMoHa 6007, stasiun Bogor
クモハ6007(後)、ボゴル駅にで

Demikian apa yang bisa penulis laporkan dalam uji coba KRL kali ini, semoga bermanfaat bagi semua pembaca tulisan ini ^_^

Sampai jumpa di kesempatan uji coba berikutnya, selamat hari raya Idul Fitri bagi pembaca setia yang merayakannya.


--- Minal Aidin Wal Faidzin ---
- Mohon Maaf Lahir & Batin -

2012-08-26

Rencana Kedatangan KRL Tokyo Metro seri 6000 (Jilid 4)

Pada kesempatan kali ini penulis akan menginformasikan bahwa terdapat 3 (tiga) rangkaian KRL Tokyo Metro 6000 yang lagi-lagi akan dikirim untuk pengoperasian di lintas Jabodetabek yang pengadaannya dilakukan oleh PT. KAI Commuter Jabodetabek sebagai operator KA di wilayah Jabodetabek.

Tiga rangkaian tersebut antara lain adalah 11F (6111F), 13F (6113F) dan 34F (6134F), yang mana ketiganya sangat berbeda baik luar maupun dalam. 11F memiliki karakteristik seperti halnya 06F dan 15F, sementara 13F memiliki karakteristik seperti 07F dan 12F, kemudian 34F memiliki formasi rangkaian yang berbeda meskipun memiliki model yang sama seperti 23F, 25F beserta 26F, di mana rangkaian 34F ini tidak memiliki nomor yang berurut seperti ketiga rangkaian yang disebutkan sebelumnya.

Inilah karakteristik dari masing-masing rangkaian:

11F => seperti 06F/15F dengan jendela samping lebih kecil, penampil LED di muka serta samping dan model persambungan jamur
13F => seperti 07F/12F dengan jendela samping persegi seperti KRL JR East 203, persambungan biasa tanpa jendela karena merupakan modifikasi dari yang sebelumnya memiliki persambungan jamur
34F => seperti 23F/25F/26F, namun kereta SaHa 6234 dan SaHa 6634 tidak berurutan letaknya atau berselipan, dengan penampil gulung manual di muka serta samping

Berikut ini adalah beberapa dokumentasi yang penulis peroleh dari sumber-sumber terpercaya:

11F & 31F, dipo Shin-Kiba [1]
 メトロ6000系第11と第31編成、新木場CRにで

 Rangkaian 13F bersama Tokyo Metro 10000 rangkaian 23F [1]
6000系第13と10000系第23編成

KuMoHa 6013, rangkaian 13F [1]
第13編成のクモハ6013(その1)

KuMoHa 6013, rangkaian 13F [1]
第13編成のクモハ6013(その2)

 Shipping Mark, MoHa 6434, rangkaian 34F [2]
発送標識の紙、第34編成のモハ6434

SaHa 6534, rangkaian 34F [2]
第34編成のサハ6534

Formasi ketiga rangkaian adalah sebagai berikut:

11F (6111F)
KuHa (クハ) 6111 (CT)
SaHa (サハ) 6211 (T)
MoHa (モハ) 6311 (M1) => P, CH
MoHa (モハ) 6411 (M2) => MG, CP
SaHa (サハ) 6511 (Tc1) => SIV
SaHa (サハ) 6611 (Tc2) => SIV
MoHa (モハ) 6711 (M1) => P, CH
MoHa (モハ) 6811 (M2) => MG, CP
MoHa (モハ) 6911 (M1) => P, CH
KuMoHa (クモハ) 6011 (CM2) => MG, CP

13F (6113F)
KuHa (クハ) 6113 (CT)
SaHa (サハ) 6213 (T)
MoHa (モハ) 6313 (M1) => P, CH
MoHa (モハ) 6413 (M2) => MG, CP
SaHa (サハ) 6513 (Tc1) => SIV
SaHa (サハ) 6613 (Tc2) => SIV
MoHa (モハ) 6713 (M1) => P, CH
MoHa (モハ) 6813 (M2) => MG, CP
MoHa (モハ) 6913 (M1) => P, CH
KuMoHa (クモハ) 6013 (CM2) => MG, CP

34F (6134F)
KuHa (クハ) 6134 (CT)
MoHa (モハ) 6334 (M1) => P, CH
MoHa (モハ) 6434 (M2) => MG, CP
SaHa (サハ) 6534 (Tc1) => DC
MoHa (モハ) 6734 (M1) => P, CH
MoHa (モハ) 6834 (M2) => MG, CP
SaHa (サハ) 6634 (Tc2) => DC
SaHa (サハ) 6234 (T)
MoHa (モハ) 6934 (M1) => P, CH
KuMoHa (クモハ) 6034 (CM2) => MG, CP

Keterangan:
P = pantograf (パンタグラフ)
CH = armature chopper (電機子チョッパ制御)
MG = motor generator (電動発電機)
CP = air compressor (空気圧縮機)
SIV = static inverter (静止型インバータ)
DC = DC to DC converter (DC-DCコンバータ)

Ketiga rangkaian tersebut sampai saat tulisan ini dimuat telah berada di dipo Shin-Kiba, yang mana satu per satu akan melanjutkan perjalanan dengan trailer ke pelabuhan Tokyo untuk pengiriman.

Demikian informasi yang dapat penulis berikan untuk saat ini, semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Sumber dokumentasi:
[1] Sumber 1
[2] Sumber 2

2012-08-08

Semua Tentang Lokomotif Listrik ESS 3201 "Bonbon" - ESS 3201 「ボンボン」電気機関車に就いて

Setelah sekian lama tak mengulas perkeretaapian di Jabodetabek, dalam kesempatan kali ini penulis ingin menjelaskan tentang satu-satunya unit lokomotif listrik yang masih bertahan yaitu "Bonbon", dengan nomor bodi ESS 3201.

Nama "Bonbon" sendiri diambil dari bentuk bodi lokomotif listrik ini, sementara kode "ESS" berarti "Elektrische Staat Spoorwegen" atau bagian dari Staatspoorwegen (SS) yang pada masa kolonial Belanda menangani sistem perkeretaapian di wilayah Jakarta (dulu: Batavia) dan angka 3201 merupakan kode seri lokomotif ini setelah datangnya lokomotif seri 3000 dari SLM-BBC dan seri 3100 dari AEG.

Lokomotif listrik ini pada awalnya melayani rute Tanjung Priok hingga Jatinegara (dulu: Meester Cornelis), di mana elektrifikasi pada waktu itu baru dilakukan pada jalur KA di seluruh wilayah Jakarta. Kemudian, ketika elektrifikasi dilanjutkan ke lintas Bogor (dulu: Buitenzorg) pada era 30-an, lokomotif ini juga melayani jalur tersebut. Selain lokomotif listrik tersebut masih ada juga unit-unit KRL perintis buatan General Electric & Werkspoor dengan kode MABW, MBW, MABDW dan sebagainya dengan stamformasi 1 hingga 3 unit per rangkaiannya.

Akan tetapi, sejak datangnya unit KRL rheostatik 2 pintu buatan Nippon Sharyo pada tahun 1976, satu per satu unit lokomotif listrik dan KRL perintis tersebut memasuki masa pensiun dan hampir seluruhnya dirucat di Balai Yasa Manggarai, kecuali ESS 3201 buatan Westinghouse yang mangkrak termakan usia dan bahkan sudah direncanakan akan diafkir. Namun, atas kerjasama PT. KAI (Persero) dengan organisasi pelestarian aset perkeretaapian, upaya revitalisasi pun dilakukan dan telah terselesaikan oleh Balai Yasa Manggarai dengan ditanamkannya sistem kelistrikan baru pada lokomotif tersebut, yang mengambil komponen kelistrikan dari unit KRL rheostatik yang sudah tidak lagi dapat dioperasikan.

Berikut ini dokumentasi hidupnya kembali sang legenda milik seorang penggemar KA dari Jepang, Satoshi Takagi:


ESS 3201, stasiun Depok saat uji coba
ESS 3201の試運転、デポック駅にで

Ke depannya, lokomotif listrik ini direncanakan untuk digunakan sebagai lokomotif pembantu langsiran KRL di dipo atau lokomotif penarik KA wisata di akhir pekan.

Demikianlah apa yang dapat penulis sampaikan tentang lokomotif listrik ESS 3201 ini, semoga informasi ini bermanfaat.

2012-07-12

Uji Coba Eks JR East Seri 103 Batch KeYo E20 - 元JR東日本103系ケヨE20編成 試運転

Pada hari ini penulis mendengar kabar dari lintas selatan bahwa telah diujicobakan satu set rangkaian eks JR East seri 103 4 kereta dengan nomor batch KeYo E20 atau umum dikenal sebagai 103-815F/103-822F yang memiliki kaca depan kabin masinis serupa dengan KeYo E22 yang telah lebih dahulu berdinas.

Hampir tidak ada perbedaan yang jelas nyata dari rangkaian ini dibandingkan rangkaian saudaranya yang juga berkaca tinggi, di mana rute uji coba pun masih sama dengan rute yang dilalui 8610F yaitu Manggarai-Bogor. Perbedaan rangkaian ini dari KeYo E22 pada bagian samping adalah adanya kaca kecil di samping pintu kabin masinis.

Uji coba ini adalah realisasi dari tertundanya pelaksanaan uji coba yang seharusnya dilakukan kemarin yang dikarenakan terdapat masalah teknis pada sistem pengendalian di salah satu unit kereta berkabin masinis.

Dokumentasi dari Bpk. Budi Surono terkait proses uji coba ini:

KeYo E20, memasuki stasiun Bogor
ケヨE20編成、ボゴル駅に入りました

KeYo E20, stasiun Bogor
ケヨE20編成、ボゴル駅にで

Rangkaian KeYo E20 memiliki konfigurasi sebagai berikut:

KuHa (クハ) 103-815 (TC1) - MoHa (モハ) 103-752 (M1) - MoHa (モハ) 102-2009 (M2) - KuHa (クハ) 103-822 (TC2)

Keterangan:

MoHa (モハ) 103 = kereta tengah bermotor traksi, dengan pantograf
MoHa (モハ) 102 = kereta tengah bermotor traksi, tanpa pantograf
KuHa (クハ) 103 = kereta ujung tanpa motor traksi dan berkabin masinis

Kereta MoHa 103-752 sendiri merupakan satu-satunya kereta berpendingin udara lemah (jaku reibo sha/弱冷房車) dari seri 103 yang didatangkan dari lintas Musashino untuk menambah armada KRL Jabodetabek, karena unit MoHa 103-260 milik rangkaian KeYo E22 yang juga berpendingin lemah tidak diikutsertakan dalam pengiriman.

Demikian laporan uji coba ini disusun sebagaimana adanya dan semoga bermanfaat.

2012-07-07

Yang Terlewatkan: Uji Coba Eks Toyo Rapid Batch 08F (1081F) - 逃して: 元東葉高速1000系08F編成 試運転

Dikarenakan kesibukan penulis, terdapat dua unit rangkaian yang penulis telah lewatkan dalam uji cobanya setelah menjalani perawatan akhir lengkap yaitu rangkaian 8039F eks Tokyu Corporation dan rangkaian 08F eks Toyo Rapid, namun pada kesempatan ini penulis hanya membahas rangkaian 08F atau 1081F saja.

Perbedaan yang mendasar antara rangkaian 08F dengan 09F di bagian luar hanyalah logo burung milik Toyo Rapid Railway yang terpasang di sisi kiri muka kabin masinis, yang mana pada bagian muka rangkaian 09F tidak terdapat logo tersebut. Selain itu, pada rangkaian 09F juga terdapat lubang pada cowcatcher di bagian kiri seperti sebelumnya.

Dokumentasi dari Bpk. Budi Surono tentang rangkaian ini:

Rangkaian 08F, stasiun Bogor
08F編成、ボゴル駅にで

Pada kesempatan selanjutnya penulis akan membahas mengenai rangkaian seri 5000 batch 66F atau 5816F yang baru-baru ini telah memulai perjalanannya di lintas Bogor.

Demikian laporan ini penulis sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat dan pembaca bisa merasakan langsung semua rangkaian yang telah dilaporkan.